Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Maret 2023

Kekanwil kemenag Prov. Sulawesi Selatan, H. Khaeroni, M.Si.

MGMP BING Parepare – Pelatihan Guru Bahasa Inggris  digelar Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar. Pelatihan regular ini berlangsung selama 6 (enam) hari dimulai dari tanggal 21 s.d 26 Maret 2022. Acara pembukaan digelar di Aula Baruga Syekh Yusuf BDK Makassar (Senin, 21/03/2022). Acara pembukaan Pelatihan dihadiri oleh Sub Koordinator Seksi Diklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan, Hj. Nelly, MM mewakili  Kepala BDK Makassar, didampingi panitia, Indrawan dan seluruh peserta pelatihan. Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulawesi Selatan, H. Khaeroni, M.Si.

Kamis, 01 Mei 2014

Sarasehan Nasional Ulama Pondok Pesantren dan Cendikiawan

Oleh: Ibrahim, S. Pd.I (Sekertaris Panitia Saresehan)



Realitas dalam lingkungan kehidupan berbangsa akhir-akhir ini, rakyat Indonesia setidak-tidaknya ditandai dengan persoalan atau problem dari keinginan sebuah kelompok atau suku yang ingin memisahkan diri dari NKRI, sehingga menyebabkan merosot dan memudarnya solidaritas dan toleransi sosial warga bangsa yang dicerminkan dalam bentuk lahirnya kerusuhan, anarkisme, premanisme bahkan pembunuhan yang disimbolkan dengan label-label agama dan tindakan kekerasan. Selain itu, juga muncul berbagai intimidasi dalam bentuk terror bom yang cukup merisaukan umat beragama dan masyarakat luas serta pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam seakan-akan dihakimi sebagai sarang terorisme yang diakibatkan oleh adanya tindakan terorisme yang terjadi di masyarakat.

Sabtu, 14 Agustus 2010

Prajabatan Nasional Golongan III Angkatan 31 Makassar



Hari Sabtu tanggal 18 juli 2010, merupakan hari dimana awal kegiatan prajabnas golongan III Honorer angkatan 31 mulai dilaksanakan. Angkatan 31 terdiri dari 30 Orang yang pesertanya merupakan gabungan dari beberapa daerah yakni 1 orang dari Sulawesi Tengah, 3 orang dari Sulawesi Barat dan 26 orang dari Sulawesi Selatan. Dalam kegiatan ini kerjasama dan disiplin merupakan hal yang harus dimiliki oleh peserta sebab ini merupakan hal mutlak yang dimiliki oleh pengawai negeri sipil.

Kami sangat semangat dalam mengikuti kegiatan ini karena motivasi yang timbul dari dalam diri kami masing-masing yakni ingin mengabdikan diri pada bangsa dan negara dan faktor kedua yang tak kalah pentinnya adalah setelah mengikuti kegiatan ingin dengan baik maka kami akan memperoleh sertifikat yang dapat digunakan untuk merubah status dari calon pengawai negeri sipil menjadi pengawai negeri sipil.
Kesan tersendiri dari pelaksanaan kegiatan ini yakni materi yang begitu padat sehingga memberikan pengethuan yang sangat banyak dan berharga untuk dilaksanakan ketika kita kembali ke tempat tugas masing-masing terutama materi percepatan pemberantasan sehingga kita bisa memberantas korupsi yang ada disekitar kita dan muda-mudahan mberantasan itu dapat di mulai dari hal yang kecil.
Kegiatan prajabnas Honorer Angkatan ke-30 berlangsung selama 24 hari, dimulai pada tanggal 17 Juli s/d 9 April 2010. Pada hari-hari pertama kami merasa bosan dan ingin kembali secepatnya tetapi setelah 7 hari kemudian keadaan kami mulai berubah kami justru tidak mengingkan kegiatan ini berakhir dengan cepat, itu disebabkan karena keakraban antra peserta mulai terjalin.

Ada hal yang membuat angkatan 31 kecewa yaitu kami di marahi oleh salah seorang panitia karena kami melaksanakan apel pagi di ruang lobi, kata tidak ada apel yang dilaksanakan di dalam ruangan kenapa tidak di dalam kamar saja pelaksaan apelnya. Sebenarnya kami mengakui perbuatan tersebut merupakan suatu kesalahan tetapi itu kami lakukan karena alasan tertentu yakni karena akan turun hujuan , hitungan kami kalau apel dilaksanakan di dalam ruangan dan hujan turun kan tidak ada masalah tapi ternyata memang benar hal itu tidak dibenarkan oleh panitia. Perasaan kecewa trsebut berlalu hanya sebentar karena kami memiliki semngat untuk mengikuti kegiatan ini.
Kebersamaan dalam kelompok kami ditandai dengan prinsif satu rasa dalam keberagaman dan dibungkus oleh batik dan baju olah raga seragam dan itulah simbol kebersamaan kami. Warna baju olah raga kami adalah warna unik yakni warna ungu dan banyak kelompok lain yang iri akan hal itu dan tentunya kami sangat menyukainya.
Hari demi hari kami lalui dengan penuh kebersamaan dan kedisiplinan walaupun di tandai dengan peristiwa yang tidak terduga. Materi yang memerlukan tenaga extra adalah materi PPB dan TUS karena harus dipraktekkan di lapangan dan dilatih oleh brimob yang dalam hal ini dilatih oleh Idham dan Ladahu dari kesatuan Brimob Makassar. Pada awalnya kami merasa takut melihat penampilan san pelatih yang begitu garan,bahkan ada beberapa teman kami yang langsung minta ijin ke kamar kecil karena perasaan takut, tapi ternyata ketika kami dilatih mereka baik dan bijaksana bahkan ramah, sehingga materi tersebut bejalan dengan baik.

Rabu, 02 Juni 2010

Pelatihan Internet di Telkom

Hari ini Rabu kami dari beberapa organisasi pemuda Islam mengikuti pelatihan pengenalan internet dan alhamdulillah kami menerima materi dengan baik dan tambahan pengetahuan cukup lumayanlah. acara ini terselenggara atas kerjasama kementerian agama kota Parepare dan PT. Telkom Area Kota Parepare

Selasa, 17 Maret 2009

Dilema Pemilihan


Pada saat pemilihan umum akan dilaksanakan, sudah menjadi suatu yang lumrah ketika para caleg melakukan aksinya untuk menarik simpati dari calon pemilih। Yang jadi maslah ketika calong legeslatif yang ingin duduk di kursi dewan menghalalkan segala cara, ini merupakan suatu problem yang sangat riskan karena dapat mengotori proses demokrasi yang notabenya baru dalam proses perkembangan. Betapapun upaya caleg melakukan aksinya toh nantinya tergantung dari pemilih untuk menentukan siapa yang mereka pilih, karena jika san pemilih salah memilih pada saat penjeblosan maka kesalahan tersebut berimbas sampai lima tahun kedepan, oleh karena itu kita sebagai pemilih haruslah berhati-hati jangan sampai salah pilih. Semua caleg pasti medeklarasikan dirinya yang terbaik diantara caleg yang lainnya, dengan tawaran program yang menjanjikan bahkan ada yang menawarkan beberapa hadiah (mudah-mudahan bukan money politik ya..). yag lebih parah lagi kalau seorang caleg tegah menjelek-jelekkan caleg lain.
Sebagai seorang pemilih yang bijak tentu sudah punya keyakinan bahwa caleg yang baik adalah yang jujur dan tidak terlalu banyak janji tetapi yang banyak kerja dan karya atau less talk do more, yang lebih pentin lagi yang mempunyai ahklak yang baik kalau bisa dari alumni pesantren atau perguruan tinggi Islam, yang tentunya kalau mereka tergelincir akan cepat kembali ke rell tapi itu juga sebenarnya tergantung dari calegnya juga, kembali lagi tergantung dari san pemilih untuk memilih pilihannya dengan pilihan yang dipilih oleh hati nurani yang dalam.
Saya bukannya mengurui tetapi mengajak earah yang baik mari kita memilih dengan beberapa kereteria caleg berikut ini:
  1. Berahklak mulia
  2. Banyak karya dan kerja bukan banyak janji
  3. Tidak melakukan money politik pada saat kampanye
  4. Masih Mudah dan kreatif
  5. Orangnya merakyat tidak sombong
  6. dan lain-lain